SOLAKU-NAGIH, Olahan Ikan Nila Inovasi KKN IPMAFA


Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa disebut KKN merupakan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dimana mahasiswa berperan aktif untuk melihat beragam permasalahan di masyarakat sekaligus berupaya mencari pemecahan masalahnya.

Sebagaimana yang terjadi di desa Tunggulsari, kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Dampak pandemi mematikan ekonomi warga. Selama ini warga menggantungkan hidup dari budidaya ikan nila dan pariwisata mangrove. Namun dua tahun terakhir ini banyak warung-warung serta pariwisata yang tutup, imbas dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Melihat fenomena tersebut, tim KKN CHIKARA IPMAFA mengadakan program pelatihan dan branding produk bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari desa Tunggulsari RT 01 /01, Tayu, Pati (11/9/2021).

Olahan ikan nila inovasi mahasiswa ini diberi lebel SOLAKU (Bakso Nila Laku), dan NAGIH (Naget Nila Gurih). Bakso dan naget yang dibuat dari fillet ikan nila segar, kemudian dicampur dengan tepung tapioka beserta aneka bumbu. Kedua produk ini bisa tahan berhari-hari meskipun tanpa pengawet, dengan penyimpanan di dalam freezer.

Selain mengedukasi mengenai teknik pembuatan, mahasiswa juga mengajari teknik pemasaran produk. Ke depannya, Solaku-Nagih ini akan diproduksi secara massal oleh Kelompok Wanita Tani sebagai oleh-oleh khas desa Tunggulsari. Turut meramaikan geliat pariwisata mangrove yang dalam waktu dekat akan segera dibuka kembali.

Harapannya, pengabdian kecil kami ini membawa perubahan dan kebermanfaatan untuk lingkungan, khususnya desa Tunggulsari. Sehingga Solaku-Nagih ini menjadi lahan perekonomian baru bagi warga. Sedangkan bagi penikmatnya, sekali gigit nagih terus selamanya.

Penulis: Iis Kristiawati

Tidak ada komentar :

Posting Komentar