Gayengnya Mahasiswa KKN IPMAFA dan Masyarakat Desa Sukorukun Jaken



Sukorukun, Kamis (2/8/2018), mahasiswa KKN IPMAFA melakukan lokakarya mini di Balai Desa Sukorukun Kecamatan Jaken Kabupaten Pati. Lokakarya mini merupakan kegiatan sosialisasi rencana program kerja KKN yang akan dilaksanakan selama 45 hari kedepan kepada masyarakat desa.

Acara dihadiri hampir semua stakeholder meliputi Kepala Desa dan jajaran perangkat desa, Ketua RT dan RW, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa peserta KKN dan beberapa tokoh kunci serta unsur dari masyarakat yang akan dilibatkan dalam program KKN. Total peserta lokakarya mencapai 40 orang. Acara dimulai dengan pemaparan oleh Bapak Kepala Desa, sambutan DPL dan presentasi program kerja oleh perwakilan mahasiswa.

“Sudah menjadi tradisi di Sukorukun, setiap ada KKN, mahasiswa memperkenalkan satu persatu kepada masyarakat, mulai dari nama, program studi, asal domisili, dan status”, tutur Susilo, Kepala Desa Sukorukun dengan gurauan.

Sementara DPL KKN, Imam Azroi menyampaikan bahwa dalam KKN IPMAFA ada program rutin dan program unggulan. Program rutin bisa seperti bimbel, tahlilan dan pengajian. Kemudian program unggulan yang merupakan program berkelanjutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat setelah KKN selesai.

Terakhir dibuat sesi presentasi dan sesi tanya jawab yang berlangsung gayeng dan semarak. Gayengnya forum terlihat dari selorohan salah satu tokoh desa yang bertanya "Bagaiamana jika program KKN gagal, bagaimana dengan nilainya,apakah mengulang lagi KKN-nya?".

Acara ditutup dengan menonton video tentang proses awal KKN di desa Sukorukun yang didokumentasikan oleh mahasiswa KKN. Dari video tersebut tampak masyarakat desa sangat antusias menonton video tersebut.

No comments :

Post a Comment