Istighosah Bersama KKN Ipmafa Dukuhseti Ungkap Fakta Sejarah Yang Sering Tidak Dimengerti Masyarakat


Doa bersama dan Istighosah menjadi salah satu kegiatan untuk memperingati 17 Agustus 2019 oleh tim KKN Ipmafa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan bagi generasi muda dan orang tua agar lebih mencintai dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia. Mencintai tanah air yang telah diperjuangkan dengan penuh susah payah dan mensyukuri keragaman, perbedaan, serta kekayaan alam yang ada.

Di sesi Mauidhoh Hasanah, Kyai Muslim yang menjadi pembicara menyampaikan banyak fakta yang banyak tidak diketahui pernah diketahui orang bahwa;
  1. Indonesia tidak pernah dijajah Belanda karena dulu masih bernama Hindia Belanda, yang merupakan wilayah kerajaan-kerajaan
  2. Indonesia disebut Negara Sindi (wilayah india timur) sehingga menjadi perselisihan pendapat bahwa Negara yang dimaksud Rasulullah sebagai Negara shin apakah Negara cina atau Negara Indonesia. Bahkan pedang dan kain di jaman dulu diyakini merupakan import dari Negara shin karena ketiadaan bahan dasar pembuatannya.
  3. Dahulu Rasulullah berkata bahwa surga ada di timur, maka ketika ditarik peta ke arah timur tertujulah Indonesia. Sehingga diyakini jika beliau masih hidup, pasti akan hijrah ke Indonesia. Surga dalam bahasa arab ‘jannah’ berarti kebun yang subur, yang tanahnya tertutup daun-daun serta mengalir sungai yang jernih di bawahnya merupakan gambaran dari Indonesia.
  4. Kemerdekaan Indonesia sudah diketahui firasatnya oleh ‘Nahdlatoel oelamak’ (NU) sejak pertama berdiri tahun 1926. Hurufnya ada 17, yang artinya untuk melaksanakan 17 rakaat sholat wajib setiap hari dan untuk merencanakan kemerdekaan di tanggal 17. Bulan Agustus menjadi bulan ke-8 yang mempunyai arti isyarat surga Allah yang berjumlah 8. Lalu agustus menjadi bulan hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, dari terjajah menjadi merdeka. Kyai-kyai sudah mengetahui bahwa tahun 1945 merupakan simbol bintang 9 di bendera NU (4 di bawah dan 5 di atas) jauh sebelum Indonesia merdeka. Di dalam Al-Qur’an ada tulisan ‘bahrun’ (lautan) 32 buah dan ‘barrun’ (daratan) 13 buah. Maka ketika ditambahkan akan menjadi 45. Jadi komposisinya menjadi 45. Sedangkan angka 19 merupakan lambang kemenangan seperti contoh pintu neraka yang dijaga Malaikat Zabaniyyah ada 19 pintu. Kemudian kata 'esa' dalam pancasila yang berarti satu, yang dalam bahasa arab berarti ‘wahidun’, jika dihitung dalam angka arab menjadi angka 19. Sehingga Indonesia selamanya menjadi Negara 45.
  5. Komposisi Negara Indonesia adalah yang paling unik di dunia. Karena komposisi jumlah air bumi (71,11%) dan tanah bumi (28,88%) sama dengan komposisi air Indonesia (71,11%)  dan tanah Indonesia (28,88%). Bahkan komposisi tubuh manusia terdiri dari (71,11%) cairan dan (28,88%) benda padat. Jadi komposisi Indonesia merupakan komposisi yang paling sempurna seperti komposisi tubuh manusia dan komposisi dunia. Bukanlah suatu hal yang kebetulan.
Selain fakta-fakta tersebut, Kyai Muslim juga menjelaskan banyak sejarah tentang Indonesia dan tentang kemerdekaaanya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar