Usaha Ibu PKK Tlogoharum Wedarijaksa dalam Pelaksanaan Posyandu di Tengah Pandemi

Oleh : Ajmala Wulidati Nisa

(Anggota KKN MDR Astagina IPMAFA)

Usaha ibu PKK dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di desa Tlogoharum Wedarijaksa Pati adalah dengan mengedukasi masyarakat dalam menjaga kesehatan selama pandemi. Posyandu ini merupakan wadah pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang dilakukan oleh, dari dan untuk masyarakat, dengan dibantu oleh petugas kesehatan setempat. Dengan harapkan mampu meningkatkan dan menjaga Kesehatan ibu, dan balita khususnya. Pelaksanaan posyandu sendiri bergantung pada kader-kader desa yang biasanya dikelola ibu-ibu PKK yang berdomisili di desa setempat. Tentunya ibu-ibu ini sudah terpilih serta memiliki pengalaman dan ilmu untuk melaksanakan kegiatan posyandu tersebut.

Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN MDR Astagina IPMAFA mengikuti kegiatan pengabdian di posyandu tersebut tepatnya di posko Puji Lestari 1. Kegiatan posyandu dilaksanakan sebulan sekali sesuai tanggal yang sudah dijadwalkan pihak penyelenggara posyandu. Kegiatan posyandu dipegang oleh ibu-ibu PKK yang berjumlah 5 orang dalam 1 posko dan 1 bidan desa yang bertanggung jawab memeriksa kesehatan ibu dan anak. 

Kegiatan posyandu di Tlogoharum Wedarijaksa diupayakan berjalan sebaik mungkin dengan sesuai protokol kesehatan yang sudah disediakan oleh desa dan pihak puskesmas daerah. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada masa pandemi ini ada ketakutan tersendiri untuk mengunjungi tempat-tempat perkumpulan yang menghadirkan banyak masa. Meskipun pada era new normal tidak henti-hentinya gerakan memakai masker, cuci tangan sampai jaga jarak terus disosialisasikan dan digalakkan. Akan tetapi masih ada saja masyarakat yang acuh dan tidak peduli. 

Kegiatan utama dari posyandu Puji Lestari 1 adalah mengenai kesehatan ibu dan anak seperti pemeriksaan kehamilan, nifas, pemenuhan gizi selama hamil, pemberian vitamin,  suplemen penambahan darah dan imunisasi untuk ibu hamil serta keluarga berencana (KB). Pemberian vitamn A untuk bayi dan balita sebagai upaya untuk menjaga imunitas tubuh apalagi pada masa pandemi sekarang ini, penimbangan berat badan anak dan pengukuran tinggi badan anak juga dilaksanakan. Para balita juga mendapatkan PMT dalam bentuk makanan sehat sebagai pendamping ASI serta imunisasi sesuai jenjang usia balita. Mereka diberikan imunisasi BGC, DPT, HB, Polio, Campak, dan Hepatitis B. 

Seluruh kegiatan untuk balita tersebut dicatat pada buku KMS untuk mengetahui perkembangan balita dari waktu ke waktu dalam garis berat badan anak dan pertumbuhan anak. Selain itu seluruh kegiatan kesehatan di lingkungan posyandu dilaksanakan dengan sangat hati-hati mengingat balita yang rawan terserang virus covid 19.

Untuk menjalankan protokol kesehatan dalam pelayanannya, ibu-ibu PKK menyiapkan tempat cuci tangan, sabun, alat ukur suhu badan, sarung tangan dan sebagainya. Sedangkan ibu dari balita yang datang di posyandu pun diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak sesuai peraturan. Di samping itu apa bila orang tua tidak mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan maka tidak diizinkan mendapat pelayanan dari posyandu Puji Lestari 1. Sedangkan untuk penimbang balita diwajibkan membawa sarung atau kain untuk alas balita saat ditimbang. 

Semua itu dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwasannya kita masih harus menjaga kesehatan diri sendiri dan juga kesehatan orang lain terutama dalam hal posyandu yang melibatkan balita dan rawan tertular virus covid 19 ini.


Sumber: https://wartaphoto.net/2020/11/26/pkk-tlogoharum-wedarijaksa-tetap-aktif-jalankan-kegiatan-posyandu-di-tengah-pandemi/

Tidak ada komentar :

Posting Komentar