![]() |
Foto bersama siswa kelas V SD Negeri 01 Sinomwidodo usai mebikuti program pelatihan wirausaha sejak dini bersama KKN IPMAFA, Jumat (22/8/2025). |
Kegiatan bertajuk Dapur Jasuke (Jagung Susu Keju) ini menyasar siswa kelas V sebagai peserta utama. Sebanyak 18 siswa diajak belajar langsung bagaimana mengolah jagung menjadi produk pangan sederhana namun bernilai ekonomi.
Menurut Kordes Ahmad Sholahul Fuad, program ini dirancang untuk memperkenalkan dunia kewirausahaan sejak dini dengan memanfaatkan potensi lokal.
“Jagung adalah hasil bumi melimpah di Sinomwidodo. Dengan pelatihan ini, anak-anak tidak hanya belajar memasak, tapi juga mengenal bagaimana bahan lokal bisa diolah menjadi produk bernilai jual,” jelasnya.
Siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahap, mulai dari mengenal bahan, praktik mengolah, menyajikan, hingga belajar konsep sederhana pemasaran. Faizah, penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa manfaat utama kegiatan bukan hanya soal memasak.
“Anak-anak juga belajar kreativitas, kemandirian, dan semangat berwirausaha. Harapannya, sejak SD mereka terbiasa melihat potensi sekitar sebagai peluang, bukan sekadar konsumsi,” ujarnya.
Kepala SD Negeri 01 Sinomwidodo, Roikatus Sa’diyah, menyambut positif program ini. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini mendukung pendidikan karakter dan membiasakan anak-anak untuk berpikir kreatif sejak dini.
“Anak-anak senang karena belajar dengan praktik langsung. Mereka tidak hanya mendengar teori, tetapi benar-benar mendapat pengalaman baru yang bermanfaat,” ungkapnya.
Menurutnya program ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Selain itu, inisiatif KKN IPMAFA Trisulakarsa ini juga diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang peduli pada potensi desa serta berani menciptakan inovasi di bidang kewirausahaan. (Ahmad Sholahul Fuad/MZ)
0 Komentar