Cegah Bahaya Jajanan Instan, Mahasiswa Edukasi Ibu PKK dengan Olahan Sehat

 

BLENDER BAHAN: Pemateri Edukasi Jajanan Sehat Sumiati saat menunjukkan praktik mengolah sendiri jajanan anak pada Senin (25/8/2025) di Balai Desa Mangunrekso.

KKN IPMAFA, Pati – Kekhawatiran atas maraknya jajanan instan berbahaya bagi anak-anak menjadi perhatian serius Kelompok KKN Pemberdayaan IPMAFA-Cakrareksa Mangunrekso, Tambakromo, Pati.

Bekerja sama dengan bidan desa dan ibu-ibu PKK, mereka menggelar kegiatan Edukasi Jajanan Sehat bertema “Sehat Itu Mudah: Olah Sendiri Jajanan Anak” di Gedung Serba Guna Desa Mangunrekso pada Senin (25/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kordes Ahmad Nurul Fahmi* dengan Siti Fatimatun Ni’mah sebagai penanggung jawab program divisi kesehatan. Hadir sebagai pemateri, Sumiati, bidan Desa Mangunrekso, yang menyoroti ancaman serius dari jajanan anak yang banyak mengandung pengawet, pemanis buatan, hingga pewarna sintetis.

“Seperti yang kita tahu, sekarang banyak sekali jajanan yang mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan. Jadi, kita harus mengontrol dan membatasi jajanan anak untuk menjaga kesehatannya,” tegas Sumiati.

Setelah pemaparan materi, ibu-ibu PKK dipandu langsung oleh tim KKN dalam praktek pembuatan sari kacang hijau. Proses ini melibatkan tahap perebusan, pengolahan, hingga penyajian minuman bergizi yang kaya protein nabati.

Ketua PKK Desa Mangunrekso, Isna Musyayadah, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi lebih paham bahaya jajanan instan. Sekarang ibu-ibu juga bisa membuat jajanan sehat sendiri, seperti sari kacang hijau, yang lebih aman untuk anak-anak di rumah,” ungkapnya.

Sumiati menjelaskan di era modern, jajanan instan kerap menjadi pilihan praktis, namun banyak di antaranya terbukti mengandung bahan kimia berbahaya.

Berdasarkan data BPOM, penggunaan pewarna sintetis berlebih dapat memicu gangguan kesehatan mulai dari alergi hingga risiko jangka panjang bagi pertumbuhan anak. Karena itu, peran ibu rumah tangga sebagai pengatur pola makan keluarga sangat penting untuk membiasakan konsumsi jajanan sehat.

Melalui kegiatan ini, tim KKN IPMAFA berharap ibu-ibu PKK tidak hanya mendapat pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyediakan jajanan bergizi dari bahan alami yang mudah didapat.

Selain mendukung pola hidup sehat keluarga, inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka penyakit yang dipicu gaya hidup tidak sehat.

Kegiatan edukasi jajanan sehat di Desa Mangunrekso menjadi contoh nyata sinergi mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa dalam mewujudkan generasi sehat dan cerdas sejak dini. (Diah Ismawati/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar