Dari Ampas Kopi ke Sabun Bernilai Ekonomi: KKN IPMAFA Dorong Kreativitas Warga Dudakawu

 
KKN IPMAFA, Jepara, 20 Agustus 2025 – Ampas kopi yang selama ini sering dianggap limbah ternyata memiliki potensi besar untuk dijadikan produk bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Semangat inilah yang menggerakkan Kelompok KKN IPMAFA-ASKAWU Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, menggelar Workshop Pemanfaatan Ampas Kopi dalam Pembuatan Sabun dan Scrub Sederhana dengan tema Pemanfaatan Ampas Kopi: Dari Limbah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi di rumah Ibu Tasmuin, Dukuh Nglarangan RT 02/04.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/8/2025) ini diikuti 35 peserta, terdiri dari kader Posyandu, anggota PKK, bidan, pegawai Puskesmas, serta tim KKN.

Workshop menghadirkan Novita Nugro Sofiantiningrum, Guru Sains MTsN 2 Jepara, sebagai pemateri, dengan pendampingan dari Kordes Yurisal Harimurti serta penanggung jawab program Bidang Kesehatan Dewi Setyaningsih dan Ani Sholihati.

Dalam workshop, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori melalui video tutorial, tetapi juga praktik langsung membuat sabun dan scrub sederhana menggunakan ampas kopi.

Novita menjelaskan langkah demi langkah, mulai dari alat dan bahan yang mudah diperoleh hingga teknik pengolahan yang aman dan ramah lingkungan.

“Sangat menyenangkan bisa belajar mengolah limbah seperti ampas kopi menjadi produk bernilai tinggi. Prosesnya sederhana dan terjangkau, tetapi hasilnya bisa membuka peluang usaha kreatif,” ujar Novita saat sesi praktik.

Suasana workshop dipenuhi antusiasme peserta. Mereka saling berdiskusi, bertanya, dan mencoba memadukan bahan hingga terbentuk sabun dan scrub yang layak pakai. Sri Nurhayati, Ketua Kader Posyandu, mengaku terinspirasi.

“Senang sekali bisa belajar membuat sabun dari ampas kopi. Limbah yang biasanya dibuang bisa dimanfaatkan, hemat, dan berpotensi memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, evaluasi, serta foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Yurisal menambahkan, workshop ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Dudakawu memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk berbasis kopi sekaligus meningkatkan keterampilan warga.

Dengan adanya workshop ini, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah kopi sebagai peluang usaha kreatif, mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, serta mengedukasi masyarakat tentang inovasi ramah lingkungan. (Dewi Setyaningsih/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar