Daun Kopi Jadi Kaligrafi: KKN IPMAFA Bangkitkan Semangat Religius Siswa Dudakawu

KKN IPMAFA, Jepara – Siapa sangka, daun kopi kering yang kerap dianggap limbah bisa disulap menjadi karya seni bernilai religius.

Hal inilah yang diwujudkan oleh Kelompok KKN Pemberdayaan IPMAFA–ASKAWU Dudakawu, Kembang, Jepara lewat kegiatan Pelatihan Seni Menulis Alam dengan Pemanfaatan Limbah Daun Kopi menjadi Karya Seni Kolase Kaligrafi, Jumat (22/8/2025) di MI Miftahul Huda dan SDN 03 Dudakawu.

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari siswa kelas 5–6 MI Miftahul Huda, kelas 4–6 SDN 03 Dudakawu, serta TIM KKN ikut serta dalam pelatihan ini.

Kegiatan yang digagas oleh Kordes Yurrisal Harimurti bersama penanggung jawab program Sosial Keagamaan, Anim Mualimatul F. dan Aslich Umri A., ini hadir sebagai jawaban atas minimnya minat keagamaan di kalangan generasi muda Desa Dudakawu.

“Melalui seni kaligrafi yang dipadukan dengan kreativitas daur ulang daun kopi, kami ingin menghadirkan cara belajar agama yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” terang Aslich Umri saat memberikan arahan.

Kreativitas, Religiusitas, dan Cinta Lingkungan

Kegiatan yang juga dilaksanakan pada Selasa (19/8) dan Kamis (21/8) dalam rangka ekstrakurikuler sekolah ini berlangsung di ruang kelas masing-masing.

Siswa terlebih dahulu mendapat penjelasan tentang sejarah kaligrafi Islam dan teknik pembuatan kolase kaligrafi. Selanjutnya, mereka berlatih langsung menyusun potongan daun kopi kering menjadi bentuk huruf-huruf Arab yang sarat makna.

Tak hanya melatih kreativitas dan ketelitian, karya kolase ini juga mengajarkan siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengubah limbah menjadi sesuatu yang bernilai seni.

Di sisi lain, nilai religiusitas pun diperkuat, karena kaligrafi yang dibuat berisi lafadz-lafadz Islami.

“Anak-anak terlihat sangat antusias. Mereka belajar agama tanpa merasa digurui, karena metode yang digunakan menyenangkan,” ujar Anim Mualimatul, salah satu penanggung jawab program.

Apresiasi Sekolah dan Harapan ke Depan

Di akhir acara, hasil karya terbaik dari siswa dipamerkan dan mendapat apresiasi khusus. Momen tersebut ditutup dengan foto bersama, menandai keberhasilan kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa KKN.

Kepala MI Miftahul Huda menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya program ini.

“Kami sangat berterimakasih kepada tim KKN yang telah hadir dan memberikan warna baru dalam pembelajaran anak-anak kami,” ucapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berkarya, mencintai lingkungan, serta menumbuhkan semangat religiusitas sejak dini.

Lebih dari itu, inovasi ini membuktikan bahwa pendidikan agama bisa dikemas dengan kreatif, kontekstual, dan menyenangkan. (Dewi Setyaningsih/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar