KKN IPMAFA, Jepara – Kelompok KKN IPMAFA-AGENZ Desa Jinggotan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, menggelar Pelatihan Pembelajaran Coding dan Kecerdasan Buatan (AI) bagi guru MI dan SD setempat pada Selasa (19/8/2025) di MI Miftahul Hidayah. Kegiatan ini diinisiasi untuk menyiapkan guru menghadapi tuntutan literasi digital di era modern.
Kordes Siti Marfu’ah bersama penanggung jawab Divisi Pendidikan, Diana Harirotun Niswah, memastikan pelatihan berjalan lancar dengan menghadirkan narasumber kompeten, Imam Adzro’i, M.Sc.
Sebanyak 15 guru perwakilan MI dan SD mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan industri dan pendidikan yang terus bergeser ke arah digital.
Hampir semua sektor kini memanfaatkan perangkat lunak dan AI untuk efisiensi operasional, sehingga penguasaan coding menjadi salah satu literasi baru yang penting.
Selain itu, kemampuan berpikir logis, problem solving, dan berpikir komputasional yang diasah melalui coding menjadi modal utama bagi guru untuk membekali siswa sejak dini.
Dalam kegiatan, para guru diperkenalkan pada konsep berpikir komputasional, termasuk algoritma, dekomposisi masalah, abstraksi, dan pengenalan pola (pattern recognition).
Tidak hanya itu, materi juga menekankan etika digital, agar pemanfaatan teknologi oleh siswa bisa bertanggung jawab sejak tingkat SD.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami, yang biasanya hanya mengandalkan LKS. Dengan metode pembelajaran seperti ini, pendidikan di lembaga kami dapat lebih inovatif dan relevan,” tutur salah satu guru MI peserta pelatihan.
Selain teori, pelatihan juga mengenalkan penerapan coding melalui Blockly Games, sebuah metode pembelajaran interaktif yang menyenangkan, sehingga guru dapat langsung mencoba mengembangkan materi digital yang dapat diterapkan di kelas.
Diana berharap pelatihan ini menjadi langkah awal literasi digital bagi guru, sehingga mereka bisa menyiapkan generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif melalui teknologi.
“Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi KKN dan dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus memperkuat posisi Jepara sebagai daerah yang melek teknologi sejak dini,” pungkas Diana. (Diana Harirotun Niswah/MZ)
0 Komentar