KKN IPMAFA, Jepara – Sebanyak 31 siswa-siswi kelas IX SMPN 04 Kembang bersama anggota KKN Askawu mengikuti Workshop Pembuatan Poster Promosi Kopi dan Objek Wisata Berbasis Canva yang diselenggarakan oleh Kelompok KKN Pemberdayaan IPMAFA-Askawu Dudakawu, Kembang, Jepara pada Sabtu (9/8/2025).
Kegiatan yang digelar mulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus kreativitas peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan potensi lokal.
Workshop ini juga menekankan pentingnya mengenal kearifan lokal, mengingat minimnya pengetahuan siswa terkait potensi daerah mereka, baik produk unggulan seperti kopi maupun destinasi wisata lokal.
Kordes Yurrisal Harimurti serta penanggung jawab program bidang pendidikan Putri Sarifatul Mila dan Izza Nailul Ulya, menyambut antusiasme para peserta.
Muhammad Abdul Karim hadir sebagai narasumber dan memandu siswa memahami dasar-dasar desain grafis melalui aplikasi Canva, yang dikenal praktis dan mudah digunakan.
Mila menuturkan workshop berlangsung interaktif. Para peserta berkesempatan langsung mempraktikkan desain poster, memadukan gambar, teks, dan warna, hingga tercipta karya kreatif yang menarik.
Puncak kegiatan ditandai dengan sesi penilaian poster, di mana beberapa karya terbaik mendapatkan apresiasi berupa hadiah dari tim KKN Askawu. Suasana semakin semarak dengan tepuk tangan meriah mengiringi pengumuman pemenang.
Dalam sesi penutup, Muhammad Abdul Karim memberikan pesan inspiratif kepada peserta, “Bermimpilah semaumu, berkaryalah semampumu, lalu serahkan pada Tuhanmu.”
Karim berharap pesan ini dapat memotivasi siswa untuk terus berani bermimpi, berinovasi, dan percaya diri dalam berkarya.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.00 WIB ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan desain digital, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan lokal.
Yurrisal berharap, kreativitas dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi modal bagi generasi muda untuk terus mempromosikan produk unggulan dan destinasi wisata di Dudakawu, Kembang, Jepara, sehingga potensi daerah lebih dikenal luas. (Dewi Setyaningsih/MZ)
0 Komentar