Guru Belajar Bangun Website Sekolah: KKN IPMAFA Dorong Digitalisasi Pendidikan Desa

KKN IPMAFA, Jepara – Transformasi digital pendidikan mulai menyentuh desa. KKN Pemberdayaan IPMAFA-Zenith Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, menggelar Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website Sekolah bertajuk “Dari Guru untuk Dunia” pada Jumat (22/8/2025) di SDN 01 Bucu.

Kegiatan ini diikuti 10 guru dari lembaga PAUD dan SD se-Desa Bucu, dengan narasumber dosen IPMAFA, Isyrokh Fuaidi, LL.M didampingi Kordes KKN Pemberdayaan IPMAFA-Zenith Ahmad Norfaid serta penanggung jawab bidang pendidikan, Maulin Ni’mah.

Norfaid menuturkan, pelatihan ini berangkat dari kebutuhan nyata. Di era digital, sekolah dituntut untuk memiliki sarana komunikasi yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Namun, mayoritas sekolah di Desa Bucu belum memiliki website atau masih kesulitan dalam pengelolaannya karena keterbatasan sumber daya dan pengetahuan teknologi informasi.

“Website sekolah bisa menjadi wajah digital lembaga pendidikan. Melalui media ini, sekolah dapat memperkenalkan profil, mempublikasikan prestasi, hingga menyampaikan informasi secara lebih luas,” jelas Isyrokh Fuaidi saat memberikan materi.

Dalam acara ini narasumber tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga langsung mengajak peserta praktik membuat website secara bertahap. Mahasiswa KKN turut mendampingi setiap guru sehingga proses belajar menjadi lebih mudah dipahami.

Salah satu peserta, Nike, S.Pd., perwakilan SDN 01 Bucu sekaligus tuan rumah kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada tim KKN IPMAFA.

“Terima kasih atas kerja sama yang terjalin. Semoga pelatihan ini menjadi motivasi bagi guru untuk lebih semangat memanfaatkan teknologi digital dalam layanan pendidikan,” ujarnya.

Ketua panitia pelaksana mewakili tim KKN juga menegaskan harapan agar pengetahuan yang didapat bisa langsung diterapkan.

“Kami ingin pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi para guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para peserta kini memiliki keterampilan baru dalam membangun dan mengelola website sekolah. Ke depan, keberadaan website diharapkan dapat menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses informasi, promosi sekolah, serta memperkuat transparansi layanan pendidikan di Desa Bucu. (Maulin Ni'mah/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar