Kelas Literasi dan Ceria di SDN 03 Sumanding: Anak-Anak Belajar dengan Gembira

Suasana Kelas Literasi dan Ceria di SDN 03 Sumanding yang dilaksanakan Kelompok KKN IPMAFA-SADESA Sumanding-Kembang-Jepara, Selasa (19/8/2025).

KKN IPMAFA, Jepara – Kemampuan literasi sejak dini menjadi pondasi penting bagi anak-anak untuk sukses dalam pembelajaran di semua mata pelajaran. Namun, minat baca dan keterampilan menulis di kalangan siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas.

Melihat kondisi tersebut, Kelompok KKN IPMAFA-SADESA Sumanding-Kembang-Jepara menghadirkan inovasi pembelajaran lewat Kelas Literasi dan Ceria di SDN 03 Sumanding, Selasa (19/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 13 siswa kelas 4 dan 5 dengan dipandu langsung oleh divisi pendidikan, Herlinatun Sholihah.

Anak-anak diajak mengikuti rangkaian aktivitas yang menyenangkan mulai dari menonton video, membaca cerita bergambar, menulis pengalaman, bercerita di depan teman-teman, hingga menggambar sesuai imajinasi mereka.

“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga kemampuan anak untuk menulis, menggambar, hingga bercerita. Literasi memperkaya pengetahuan dan memperluas wawasan umum mereka,” ungkap Ahmad Saiful Setiawan, Koordinator Desa (Kordes) KKN.

Sesi pertama dimulai dengan menonton video edukasi yang dilanjutkan penjelasan tentang pentingnya literasi. Anak-anak kemudian diberi buku cerita bergambar untuk dibaca, lalu diminta menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri.

Setelah itu, mereka menulis karangan sederhana tentang pengalaman pribadi, membacakannya di depan teman-teman untuk melatih kepercayaan diri, dan menutup kegiatan dengan menggambar bebas sesuai kreativitas.

Suasana semakin meriah saat kegiatan ditutup dengan lagu literasi dan pembagian hadiah untuk memotivasi anak-anak. Shella dan Bintang, dua siswa yang mengikuti kelas ini, mengaku senang bisa mendapatkan ilmu baru.

“Kami jadi tahu banyak hal yang belum pernah diajarkan sebelumnya. Seru sekali karena bisa belajar sambil bermain,” ungkap keduanya penuh semangat.

Saiful menambahkan, kelas literasi ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca sejak dini, meningkatkan keterampilan menulis sederhana secara kreatif, melatih daya imajinasi, serta membangun keberanian anak berbicara di depan umum.

Ia berharap, kegiatan semacam ini dapat menjadi model pembelajaran yang berkelanjutan di sekolah-sekolah dasar, sehingga generasi muda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya imajinasi dan percaya diri. (Ahmad saiful setiawan/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar