KKN IPMAFA dan UNISNU Dorong UMKM Desa Bucu Kuasai Digital Marketing

KKN IPMAFA, Jepara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan IPMAFA-Zenith Desa Bucu, Kecamatan Kembang, bersama KKN UNISNU Desa Sumanding menggelar Pelatihan Digital Marketing UMKM bertema “Dari Lokal untuk Global: Strategi Digital dan Inovasi Kemasan UMKM Desa” di Balai Desa Bucu pada Jumat (22/8/2025).

Pelatihan ini dihadiri oleh enam pelaku UMKM Desa Bucu, 14 mahasiswa KKN UNISNU, enam mahasiswa KKN IPMAFA Desa Cepogo, serta Isyrokh Fuaidi, LLM selaku narasumber akademisi dan praktisi. Acara berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB dengan suasana formal, dan interaktif.

Carik Desa Bucu, Edi Wahana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang peduli pada pengembangan ekonomi lokal.

“Program kerja ini sangat membantu UMKM kami yang selama ini masih terkendala dalam memasarkan produk, terutama di ranah digital. Semoga pelatihan ini bisa menjadi bekal nyata bagi para pelaku usaha,” ujarnya.

Kordes KKN IPMAFA-Zenith Ahamad Nurfaid mengungkapkan UMKM di Desa Bucu selama ini memang menjadi tulang punggung perekonomian warga. Namun, sebagian besar produk masih dipasarkan secara lokal dan belum mampu menembus pasar yang lebih luas.

Tantangan terbesar ada pada promosi digital dan inovasi kemasan yang menarik bagi konsumen modern,” ujar Nurfaid.

Salah satu pelaku UMKM, Wiwik, warga RT 04 RW 03, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari pelatihan ini.

“Saya sangat berterimakasih, karena lewat pelatihan ini saya jadi tahu strategi pemasaran di media sosial dan pentingnya kemasan yang menarik. Ini sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha saya,” ungkapnya.

Selain materi seputar strategi pemasaran digital, peserta juga mendapatkan pendampingan mengenai inovasi kemasan produk. Harapannya, UMKM Bucu tidak hanya mampu bertahan secara lokal, tetapi juga siap bersaing di pasar regional bahkan global.

Nurfaid, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap UMKM desa yang potensial namun belum optimal dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Tujuan utama kami adalah membekali UMKM dengan skill digital marketing. Dengan penguasaan platform seperti media sosial, produk-produk desa Bucu bisa lebih dikenal luas,” tegasnya.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara KKN IPMAFA, KKN UNISNU, serta dukungan perangkat desa dan masyarakat.

Dosen pembimbing lapangan (DPL) UNISNU juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut berpartisipasi aktif.

Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa berharap UMKM Desa Bucu dapat terus berkembang dan mengambil bagian dalam persaingan ekonomi kreatif berbasis digital. (Eliza Maulidatun Niha/MZ)

Posting Komentar

0 Komentar