Namun, di balik kenikmatannya, tidak semua warga memahami bahwa konsumsi kopi berlebihan dapat membawa risiko bagi kesehatan.
Menyadari hal itu, Kelompok KKN Pemberdayaan IPMAFA-ASKAWU bersama UKK Dudakawu menggelar penyuluhan kesehatan bertema Kopi Tetap Nikmat, Kesehatan Tetap Terjaga: Penyuluhan Bijak Minum Kopi pada Rabu (27/8/2025) di rumah Ibu Sri Astutik, RT 03 RW 01, Dukuh Krajan.
Acara ini menghadirkan narasumber Anita Wulandari, S.S.T., Bdn, tenaga kesehatan dari Puskesmas Kembang, serta diikuti oleh 32 anggota Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Sri Rejeki Desa Dudakawu.
Kordes KKN, Yurrisal Harimurti, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari keresahan masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan takaran aman dalam mengonsumsi kopi.
“Kami ingin warga tidak hanya menikmati kopi, tapi juga tahu batas konsumsi yang sesuai dengan kondisi tubuh,” ujarnya.
Dalam penyampaian materi, Anita Wulandari menegaskan bahwa kopi memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan konsentrasi dan energi. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan masalah, terutama bagi penderita hipertensi, gangguan lambung, dan individu yang sensitif terhadap kafein.
“Jangan jadikan kopi sebagai sumber masalah kesehatan. Nikmatilah dengan bijak, maka manfaatnya akan lebih terasa,” pesannya.
Suasana penyuluhan berlangsung aktif dan interaktif. Peserta antusias berbagi pengalaman seputar kebiasaan minum kopi, berdiskusi, hingga memperoleh tips praktis mengenai batasan aman konsumsi kopi harian. Salah satu peserta, Khotimah, mengaku mendapat banyak pencerahan.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini, kami dapat memahami batas aman dan manfaat konsumsi kopi bagi kesehatan,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber serta sesi foto bersama. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Dudakawu semakin bijak dalam menikmati kopi—sehat, bertenaga, dan tetap bisa merasakan kenikmatannya tanpa khawatir risiko kesehatan. (Dewi Setyaningsih/MZ)
0 Komentar